Coretan Tinta

Selamat datang
di Sang Pelukis Otak Blog.


Semoga apa yang
termuat di BLog
ini bisa bermanfaat
dan harap digunakan
sebaik-baiknya.


"Sang Pelukis Otak"

Mainkan Cursor Mu....

Senin, 04 April 2011

mobil masa depan

 
Jakarta - Cerita tentang usaha pemecahan rekor kecepatan sudah berlangsung sejak lama. Dan mobil bertubuh gambot ini adalah salah satu pelakunya.

Cerita mengenai mobil bernama Mefistofele ini dimulai pada tahun 1908, ketika Fiat memperkenalkan SB4 chain-driven Grand Prix, setelah melihat aksi mobil ini di lintasan balap, seorang bernama Sir Ernest Eldridge dari Inggris kemudian membeli mobil tersebut dengan tujuan untuk mengubahnya menjadi pemecah rekor kecepatan.

Namun, ada satu masalah, Eldridge ternyata masih menganggap mesin mobil asli yang berkapasitas 18.000 cc masih terlalu kecil. Akhirnya, Eldridge pun menganti mesin standar tersebut dengan mesin pesawat.

Akhirnya, mobil Fiat ini pun memiliki sebuah mesin baru yang sudah dilengkapi dengan liquid-cooled dengan kapasitas 21.7 liter dengan konvigurasi enam silinder inline yang mampu mengembangkan tenaga hingga 320 tenaga kuda pada 1.800 rpm.

Setelah dapur pacu dibenahi, Eldridge lalu mulai melirik sasis yang digunakan SB4. Eldridge memperpanjang sasis yang menyokong mobil ini dengan mengaplikasi beberapa bagian sasis dari sebuah bus di London untuk mengakomodir mesin baru yang lebih panjang dan berat.

Nama Mefistofele sendiri didapat mobil ini pada tanggal 12 Juli 1924 karena wartawan yang menyaksikan aksi pertama mobil ini dibuat kaget oleh asap dan ledakan yang dihasilkan mesin besar tersebut.

Usaha Eldridge pun menuai sukses setelah Mefistofele mendapat momen terbaik dengan mengukir rekor kecepatan dunia di Arpajon, Prancis. Meski memiliki panjang 5,1 meter panjangnya dengan bobot lebih dari 2 ton, mobil ini masih sanggup mencapai kecepatan puncak hingga 234,98 km per jam.

Ini adalah rekor terakhir sebuah mobil yang melaju dan memecahkan rekor kecepatan dunia di jalanan umum. Setelah Mefistofele, seluruh pemecahan rekor kecepatan dilakukan di luar jalan umum mulai dari sirkuit, gurun hingga padang garam.

Dan meski rekor Mefistofele hanya bertahan selama 32 hari, ketenaran dari mobil gambot ini masih sanggup bertahan lebih dari satu abad sejak kelahirannya.

Pada tahun 1969 bos Fiat Giovanni Agnelli membeli Mefistofele dari ahli waris Sir Eldridge dan dikirim ke Italia. Di negeri pizza itu mobil ini kemudian mengalami restorasi besar dan menjadi salah satu koleksi yang memperlihatkan sejarah perusahaan di Centro Storico Fiat di Turin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar